Rabu, 19 Maret 2014

Pensil hias boneka clay lucu ^_^




Alat dan bahan:
  • Tepung terigu, tapioka, beras
  • Lem PVAc/ lem putih (ada di toko bangunan)
  • Cat akrilik/poster
  • Kuas
  • Wadah kecil
  • Natrium benzoate (ada ditoko bahan kimia/ toko bahan kue)
  • Pensil
  • Sedotan (potong setengah ujung sedotan)
  • Cuttonbud (potong ujungnya)
Cara membuat:
  • Siapkan tiga tepung, campur ke dalam wadah mangkuk dengan perbandingan 1:1:1, misal 1 sendok: 1 sendok: 1 sendok. Campur dengan sedikit benzoate (seujung sendok). Aduk hingga tercampur rata.
  • Masukkan lem putih secukupnya, lakukan sedikit demi sedikit. Aduk bersama tepung. Lebih baik langsung menggunakan tangan.
  • Uleni adonan clay, anda bisa menambahkan lem jika tepung belum merekat. Terus uleni hingga tepung menjadi gumpalan. Proses ini membutuhkan waktu kurang lebih setengah jam. Jari-jari tangan menjadi lumayan pegal.
  • Jika adonan lengket tambahkan tepung, lakukan hingga adonan tampak lembut, tidak pecah, lembab, dan mudah dibentuk.
  • Setelah itu ambil cat yang sudah disiapkan, warna sesuai selera. Teteskan cat cukup sedikit saja pada adonan. Ratakan pada seluruh adonan, dengan cara menguleni.
  • Setelah clay siap, warna sudah rata. Ambil satu bentuk bulat kira-kira diameter 1-1,5cm.
  • Buat bulat sempurna, ambil pensil, beri lem di ujungnya, pasang clay pada ujung pensil.
  • Rapikan, beri mata dengan menggunakan ujung cuttonbud(yang sudah dipotong ujungnya). Beri bibir dengan menggunakan sedotan.
  • Siapkan bahan rambut. Ambil bulatan, pipihkan ujung yang satu kemudian ujung yang lain. Gepengkan.
  • Buat beberapa bentuk pipih ini, semakin banyak semakin bagus.
  • Ambil kuas dan beri lem sedikit. Rekatkan satu helai rambut, bentuk sesuai selera. Jangan takut salah, penataan rambut ini bisa abstrak.
  • Ambil satu cubitan kecil adonan clay warna hitam. Bentuk bulat pasangkan pada mata dengan menggunakan lem. keringkan.
  • Setelah kering, bisa divernis dengan menggunakan cat spray bening.

Selamat mencoba.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar